Arti Assalamu'alaikum ketika disingkat ?

09.28.00

Saat menulis ini, sebenarnya saya sedikit ragu juga. Maklum semenjak duduk di bangku TK sampai pendidikan terakhir, saya selalu memilih sekolah umum bila dibanding sekolah di madrasah. Praktis pendidikan agama, hanya saya peroleh dari keluarga, pendidikan agama islam saat di sekolah umum  dan buku-buku bernafaskan islam, serta dari beberapa artikel  di media massa baik itu online maupun offline.
Foto : Internet(winsar)


Tetapi seringnya mendapat pesan baik di sms, Face Book, Wa dan akun media sosial yang lain dengan kalimat ass, aslm, dan lain sebagainya. Hal ini tentu saja membuat saya sedikit bingung dalam menanggapinya.


Sebagaimana kita tahu Assalamu'alaikum  adalah ucapan seorang muslim ketika  bertemu dengan muslim yang lain. Yang berarti menyampaikan pesan damai, rasa hormat dan doa. Salam ini selain doa juga merupakan bentuk penghormatan kepada sesama muslim. Ucapan salam yang lengkap adalah Assalamu'alaikum Wa rahmatullahi Wa barakatuh yang berarti "semoga keselamatan, keberkahan dan kasih sayang(rahmat)  dari Allah menyertai anda/kalian." Dan ucapan ini dilarang diucapkan pada non muslim.

Setahu saya jika kita mendapat ucapan salam dari sesama muslim kita wajib membalasnya dengan ucapan yang sama, lebih baik lagi bila dipanjangkan. Misalnya kita mendapat ucapan Assalamu'alaikum maka kita membalasnya dengan Wa'alaikum salam. Lebih baik lagi kalau kita membalas dengan yang lebih panjang yaitu Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Dalam ayat Al-Qur'an pun sudah dijelaskan, yang artinya sebagai berikut :
"Apabila kamu diberi penghormatan dengan sebuah penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik daripadanya. Atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah selalu membuat perhitungan atas segala sesuatu." (QS An-Nisaa' : 86)

Semakin lengkap ucapan salam kita, maka  kian baik dan makin besar pula pahalanya.

Ucapan salam sendiri hukumnya sunnah, namun kita wajib menjawab salam yang diucapkan pada kita. Meskipun sunnah namun Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menebarkan salam ketika bertemu dengan sesama muslim.

Kembali ke topik tentang penulisan ucapan Assalamu'alaikum yang disingkat menjadi Ass dan teman-temannya. Saya pernah membaca artikel yang mengartikan salam, jika diartikan dalam bahasa asing, artinya sebagai berikut :
1. As...dalam bahasa Inggris berarti sebagai
2. Ass ...dalam bahasa Inggris berarti keledai, orang bodoh
3. Akum (gelar untuk orang-orang yahudi merupakan singkatan dari "Avde Kokhavim U Mazzalot" yang artinya  "hamba-hamba binatang dan orang-orang sesat".
4. Mikum...saya pernah baca komentar teman digrup Fb, ucapan ini berarti (maaf) bercinta (dari bahasa Ibrani. Arti aslinya saya tidak tahu).
5. Aslm....hanya berupa singkatan huruf, entah ada artinya atau tidak.

Entah maksudnya apa menulis salam dengan disingkat, apa mungkin malas karena menulis ucapan salam secara lengkap itu terlalu panjang atau terlalu sulit. Tetapi apapun alasannya, ucapan salam yang seharusnya merupakan  sebuah doa dan penghormatan jika ditulis dengan menyingkat tersebut akan merubah arti bahkan artinya jauh sekali dengan arti sebenarnya.

Padahal jika kita menulis ucapan tersebut secara lengkap kita juga akan mendapatkan pahala. Terus bagaimana pahalanya jika ucapan salamnya disingkat. Apa mungkin pahala juga bisa disingkat ya...:)

Kalaupun malas untuk menulis ucapan salam secara lengkap, lebih baik mengucapkan ucapan yang lebih umum  seperti selamat pagi, selamat malam atau apalah sebagai pembuka sebuah percakapan, daripada mengucapkan salam kepada sesama muslim namun tidak lengkap dan tidak berarti. Toh  yang menulis kita dan pahalanya juga untuk kita kembali.




NB : Jika ada teman-teman yang mau menambahkan atau mengkoreksi tulisan ini, saya sangat senang sehingga bisa menambah pengetahuan tentang agama.

#selfreminder


You Might Also Like

6 komentar

  1. emang bener banget ketika kita berniat bagus kalau salah jadinya nggak bagus, cobain aja Ass kalau diterjemahinpake google translate malah jadi bujur...kan nggak banget kan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda jauh kan dengan arti aslinya...:)

      Hapus
  2. coba saya follow, folbek ngga nih ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perasaan tadi saya sudah follow duluan...:)

      Hapus
  3. Yg penting niat nya assallamualaikum'
    Untuk bahasa kafir knp harus di pakai' mau ass mau kum' itu mah airti dari orang kafirr' bahasa kita berbeda dengan bahasa mereka' semasi bahasa kita sama dengan bahasa arab knp harus d ribut kn'

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan masalah ribut atau tidak...jika penulisan setiap kalimat benar maka artinya juga akan benar...

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar. Insya Allah saya akan berkunjung balik. Bila berkenan bisa saling follow aku media sosial saya yang lain.

Like us on Facebook

Flickr Images