Minggu, 28 Januari 2018

Gajian dua Kali Sehari dari usaha Jamur Tiram

Foto : Jamur tiram siap panen  dan  yang masih muda

Berniat berwirausaha? Namun, masih bingung mau usaha apa? Budidaya Jamur Tiram mungkin bisa menjadi salah satu pilihan untuk berwirausaha.


Kesadaran masyarakat akan bahaya pemakaian pestisida terhadap tubuh semakin tinggi. Sekarang ini banyak masyarakat kembali mengkonsumsi  makanan organik yang bebas pestisida. Dan, Jamur Tiram merupakan salah satu tanaman organik, yang dalam pembudidayaannya tanpa menggunakan pestisida.

Selain itu Jamur Tiram mempunyai kandungan protein yang sangat tinggi, kaya vitamin dan mineral, rendah karbohidrat dan lemak, juga rendah kalori. Serat jamur sangat baik untuk pencernaan, sehingga cocok untuk yang sedang diet.

Dengan kandungan protein yang tinggi, bebas pestisida dan rasa yang enak(hampir sama dengan rasa daging ayam) membuat semakin banyak orang yang mengkonsumsi  Jamur Tiram. Hal ini tentu saja bisa menjadi peluang usaha bagi pembudidaya Jamur Tiram.

Seperti jenis usaha di bidang hortikultura yang lain, Jamur Tiram juga miliki mass tumbuh. Dari mulai inokulasi bibit jamur ke media tumbuh sampai tumbuh pinhead jamur diperlukan waktu sekitar 40 hari. Dan, dari tumbuh pinhead sampai tumbuh jamur siap panen diperlukan waktu sekitar 3 hari.

Jamur siap panen, ditandai dengan pinhead jamur yang sudah melebar, jamur ini harus segera dipetik. Karena kalau tidak segera dipetik, kandungan air jamur tiram akan semakin banyak, sehingga mengakibatkan jamur lembek(kepleh). Hal ini tentu saja mengakibatkan jamur tidak layak jual.

Setelah jamur dikemas tiba saatnya untuk membawa ke pedagang atau bisa dijual sendiri ke pasar. Biasanya ada dua permintaan waktu untuk pembeli jamur. Ada yang membeli jamur pagi hari setelah subuh, biasa untuk dijual lagi dalam bentuk olahan pada siang harinya. Seperti jamur krispi, sate jamur, bakso jamur dan aneka olahan lain.

Ada juga pembeli yang membeli jamur sore hari atau  malam sebelum jam 9 malam. Biasanya mereka ini adalah pedagang sayur yang menjual Jamur Tiram secara eceran atau dalam kemasan kantong kecil-kecil.

Jika jumlah panen jamur dalam jumlah banyak, maka kebutuhan pembeli dalam dua waktu tersebut bisa dipenuhi. Sebagian untuk dijual pagi hari, sebagian lagi dijual sore hari. Menurut pengalaman saya, setiba jamur ditangan pembeli, kita langsung menerima pembayarannya. Jadi, kita tiap hari bisa gajian dua kali sehari dari budidaya jamur.

Bagaimana tertarik untuk budidaya Jamur Tiram? Sebelum mulai budidaya sebaiknya perlu diketahui tentang seluk beluk Jamur Tiram, supaya lebih paham tentang cara hidup jamur jenis ini.

#D7
#onedayonepost
#ODOPBatch5

18 komentar:

  1. Saya pecinta jamur tiram. Baca ini jadi keingetan resto jejamuran di jogja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya resto itu memang menyajikan berbargai olahan dari Jamur....:)

      Hapus
  2. Prospektif banget ya jamur tiram ini. Udah banyak diolah jadi cemilan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Semarang Jamur krispi sudah banyak dijumpai dalam bentuk kemasan....:)

      Hapus
  3. masya allah.. bermanfaat bnget...
    i lope jamur tiram hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah selain bermanfaat, rasanya juga enak

      Hapus
  4. Alhamdulillaah... Saya suka sekali jamur tiram

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, ikut senang mendengarnya....:)

      Hapus
  5. saya dl mau budidaya jamur tiram, tapi belum terealisasikan sampai sekarang mbak. nice info. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cepat realisasikan lho, jangan hanya dalam angan saja....:)

      Hapus
  6. Jadi inget dulu waktu SMA, aku bisnis di jamur, lebih tepatnya jualan jamur crispi gitu, dan kebetulan temen yang punya usaha jamurnya, aku yang ngelola jadi makanan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa nggak diteruskan usahanya...di Jogja banyak lho pembudidaya jamur, baik skala kecil- skala besar...:)

      Hapus
  7. Wahh kerenn...
    Jadi pengen juga usaha jamur..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan hanya pengen saja, yang penting itu realisasinya...:)

      Hapus
  8. Wihh keren. Di daerah saya banyak usaha jamur tiram, tapi tidak pernah mempelajari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Berarti di sana usaha ini sudah tersebar ya ... :)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar. Insya Allah saya akan berkunjung balik. Bila berkenan bisa saling follow aku media sosial saya yang lain.