Membekali Anak Dengan Berbagai Ketrampilan

18.06.00

Foto : Sertifikat dan kartu peserta Lomba Robotika

Sebagai orang tua, tugas kita adalah mendidik dan menghantarkan anak-anak kita menjadi pribadi yang soleh dan sholehah. Hal  ini bisa kita lakukan dengan membekali anak pendidikan  agama dan pendidikan formal. Selain itu para orang tua juga harus membekali anak-anak dengan berbagai ketrampilan.


Yang utama bagi anak-anak kita adalah pendidikan akhlak dan agama, karena ini akan menjadi landasan mental mereka kelak. Di samping itu pendidikan formal juga penting untuk bekal mereka meniti masa depan. Sementara, ketrampilan berguna untuk melatih kemandirian anak agar tidak kaget dengan kehidupan di luar rumah.

Kenapa ketrampilan perlu kita ajarkan juga kepada anak-anak. Karena untuk sukses tidak cukup hanya pintar saja. Berbagai ketrampilan akan membantu seorang anak untuk menghadapi problema hidup. Dengan berbagai ketrampilan juga anak akan menjadi pribadi yang tangguh, berkwalitas namun tetap bersahabat.

Macam-macam ketrampilan yang bisa diberikan pada anak-anak adalah :

1. Ketrampilan Motorik
    Ketrampilan motorik adalah kemampuan mengkoordinasikan gerakan otot kecil dari anggota tubuh. Contoh ketrampilan motorik adalah menggambar, mewarnai, menulis, mengunting dan lain sebagainya.

2. Ketrampilan berbahasa
    Bahasa adalah alat komunikasi antar manusia. Mengajarkan anak berkomunikasi akan mempermudah anak dalam menjalin komunikasi dengan orang lain. Cara  yang bisa dilakukan adalah dengan menambah jumlah kosakata yang dimiliki anak melalu dongeng ataupun cerita anak lainnya,

3. Ketrampilan Olah Raga
   Selain untuk kesehatan, ketrampilan olah raga juga untuk melatih motorik kasar anak. Seperti menendang bola, berseluncur.

4. Bersosialisasi dengan Masyarakat
    Mengajari anak bersosialisasi sangat penting bagi anak sebagai mahkluk sosial. Hal ini bisa dilakukan dengan mengajak anak bermain bersama dengan teman sebayanya.

5. Ketrampilan rumah tangga
    Ketrampilan menyapu, mengepel dan memasak sebaiknya diajarkan juga sejak dini pada anak-anak. Agar anak-anak terbiasa melakukan kebiasan ini sampai mereka dewasa.

Baca juga Cara Mengembangkan Kreatifitas Anak

Bagi saya pribadi segala macam pendidikan dan ketrampilan akan berguna entah kapan. Jadi membekali anak dengan berbagai ketrampilan itu sangat baik bagi perkembangan anak-anak.

Berikut  ini cerita tentang putra saya yang sejak bayi sudah mengenal alat-alat listrik dan perbengkelan karena kakak saya di rumah membuka usaha bengkel sepeda montor. Bahkan saat dia masih merangkak hampir saja makan mur yang berserakan di lantai. Alhamdulillah cepat ketahuan.

Karena lingkungan, setiap hari melihat bahkan memegang alat-alat bengkel, semenjak kelas 3 sekolah dasar anak saya sudah mulai menggunakan solder untuk memadu padankan beberapa mobil Tamiya yang rusak kemudian diambil komponennya yang masih bisa dipakai  untuk disatukan.

Saat kelas 4 sekolah dasar anak saya sudah mulai merangkai lampu yang diletakkan di roda sepeda. Sehingga saat sepeda berjalan, lampu di roda ikut menyala sesuai putaran roda.

Mulai kelas 6 sekolah dasar saya memperbolehkan ia mengendari sepeda montor di area kampung saja. Tentu saja setiap hendak naik motor segala petuah berkendaraan diberikan. Hingga di semester 2 kelas 7, tega nggak tega saya mengijinkan ia naik sepeda motor ke sekeloh yang jaraknya sekitar 10 km dari rumah. Sebelumnya saya antar jemput ia ke sekolah.

Karena bakat dan ketrampilan di bidang eloktronik baru beberapa bulan di SMP, serta baru 2 kali mengikuti extrakurikuler Robotika disekolah. Dia sudah ditunjuk mendampingi kakak kelas mengikuti lomba robotika tingkat provinsi mewakili kabupaten Madiun. Tentu saja ini merupakan surpraise sekaligus mengejutkan buat saya sekeluarga.

Semakin lama bakat dan ketrampilan anak saya di bidang elektronika dan perbengkelan sudah maju pesat. Sekarang alat-alat di rumah yang rusak seperti blender, rice cooker dan peralatan listrik lain, jika rusak tidak perlu bawa ke repasi. Cukup dia yang memperbaiki. Tapi, ya itu namanya masih anak yang labil, kalau belum ada kemauan dari dianya, barang-barang itu juga beberapa minggu tidak bakal disentuhnya.

Di bidang perkengkelan, sekarang ini dia sudah mampu mengatasi kerusakan mesin. Dan, dari suara saat mengedarainya, dia sudah tahu letak kerusakan sepeda montor tersebut. Bahkan beberapa bulan lalu dia sempat kehilangan kunci sepeda montor. Beruntung montornya berada di penitipan sepeda. Tahu apa yang dia lakukan. Ternyata dia mencabut kabel yang menghubung ke kunci kontak dan menyambungnya secara manual. Saya sendiri tidak tahu kabel yang mana. Yang pasti montor bisa dinyalakan tanpa menggunakan kunci. Kalau saya mengalami hal tersebut, pasti yang tanya bengkel terdekat di mana. kalau anda, apa yang akan kalian lakukan jika kehilangan kunci montor?

Cerita tentang anak saya tersebut bukan untuk riya ataupun pamer. Tetapi hanya sekedar berbagi pengalaman bahwa berbagai ketrampilan yang kita ajarkan kepada anak-anak akan berguna. Bisa jadi hobi atau ketrampilannya  itu kelak menjadi sumber penghasilan mereka.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Ibu yang luar biasa.. Tugas ibu terhadap perkembangan anak memang sangat berat tapi menyenangkan ya mba. Dari kecil sudah diberi berbagai keterampilan hebat banget..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang dasarnya anaknya punya bakat serta lingkungan mendukung.Dik Daruma nanti pasti juga merasakan serunya jadi IBU.m...:)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar. Insya Allah saya akan berkunjung balik. Bila berkenan bisa saling follow aku media sosial saya yang lain.

Like us on Facebook

Flickr Images