Belajar dari Kegagalan yang Pernah Menimpa kita

16.38.00


Berapa kali kita pernah merasa gagal, satu kali, dua kali atau beberapa kali. Misanya, gagal dalam ujian sekolah, gagal meraih nilai tinggi, gagal menikah dengan seseorang,  gagal dalam berusaha. Yups, semua orang pernah merasakan sakitnya saat kegagalan itu menimpa diri mereka. Lalu sikap apa yang mereka lakukan? Apakah putus asa? terus menerus menyesali kegagalan tersebut, lalu mentalnya down ataukah segera move on dan segera bangkit dari kegagalan tersebut dengan  cara belajar dari kegagalan yang pernah menimpa.


Saya sendiri sering gagal meraih sesuatu yang saya inginkan.  Dulu waktu lulus SMU gagal masuk perguruan tinggi yang saya inginkan karena kondisi finansial orang tua yang tidak memungkinkan untuk membiayai saya dan kakak kuliah di luar kota. Lalu apakah saya diam saja. Oh tidak, bagi saya saat itu yang penting meneruskan sekolah, luar kota atau tidak sama, yang penting ilmu bertambah.

Bukan hanya itu kegagalan yang pernah saya alami. Beberapa tahun lalu saat memulai usaha jamur tiram sayapun pernah gagal. Mulai dari saat mengambil bibit dari dua suplier bibit yang berbeda ternyata mereka mengambil F1-nya dari orang sama. Ternyata bibit jamur itu kualitasnya buruk, jamur tidak mau mekar, istilahnya puter. Alhasil dari 7000 baglog jamur tiram saya tadi tumbuh jamurnya jelek dan yang pastinya saya rugi banyak. Apakah saya menyalahkan suplier bibit saya yang juga masih teman saya, yang mana mereka sendiri juga tidak tahu tentang kualitas bibit jamur tersebut(kualitas fisik bibit jamur diketahui setelah jamur tumbuh). Belum lagi saya juga pernah mengalami 4000 ribu baglog jamur siap tumbuh, tiba-tiba misilium jamurnya menghilang, yang tentunya saja jamur tidak mungkin tumbuh tanpa miselium. 

Apakah kegagalan dalam usaha jamur tiram tersebut membuat saya sedih dan meninggalkan usaha yang saya rintis dengan modal keringat saya tersebut. Sedih memang saat itu terjadi. Tapi kegagalan itu tidak membuat saya meninggalankan usaha jamur tiram. Meski dengan tertatih dan perlahan, saya tetap menjalankan usaha tersebut. Dengan lebih berhati-hati dalam memilih suplier bibit. Berusaha menambah pengetahuan tentang jamur tiram dari orang-orang yang telah lama menekuni usaha ini. Juga menambah pengetahuan dari artikel-artikel online maupun offline.  Alhamdulillah usaha saya tetap berjalan sampai sekarang. Saat ini produksi jamur tiram saya perhari rata-rata diatas 20 kg. Insya Allah, 2 bulan lagi bisa diatas 40 kg perhari. 

Setiap orang pernah gagal dalam hal yang berbeda-beda. Tidak seharusnya kegagalan yang menimpa kita itu membuat kita larut dalam kesedihan. Segeralah bangkit karena roda kehidupan terus berjalan. Belajarlah dari kegagalan yang pernah terjadi. Gagal itu sukses yang tertunda bukan akhir dari segalanya. Yakinlah bahwa ada rencana Allah yang lebih baik di balik kegagalan tersebut.


#onedayonepost
#odopbatch5

You Might Also Like

2 komentar

  1. Gagal adalah cara Allah mengingatkan kita bahwa ada sesuatu yang salah dengan apa yang kita kerjakan.

    Menurut saya sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang benar. Dari kegagalan itu kita belajar supaya tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan.

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar. Insya Allah saya akan berkunjung balik. Bila berkenan bisa saling follow aku media sosial saya yang lain.

Like us on Facebook

Flickr Images