Cerbung - Pulang (Bab8)

23.42.00


Pertemuanku dengan Diana di lorong rumah sakit menjadi awal hubungan kembali dengan teman-teman sma yang lain. Hanya dalam hitungan  menit nomer teleponku sudah dimasukkan group whatsApp alumni sma satu angkatan.

Ada rasa bahagia bisa bercanda kembali dengan teman-teman. Ingat masa-masa usil dulu. Karena penasaran dengan seseorang di masa lalu ku coba mencari namanya di group ini. Ternyata namanya juga ada termasuk nomer teleponnya. Bagaimana kabarnya dia? Jadi menikahkah mereka setelah lulus kuliah? Atau bahkan sudah mempunyai dua anak?
Aku berusaha menepis bayangan lelaki itu. Dia hanya masa lalu, dia yang menaruh luka sangat dalam di hati ini.

Baru saja Kartika meletakkan handphonenya, tiba-tiba telepon itu bergetar pertanda ada pesan masuk.
"Tik, bagaimana kabarnya? Aku Guntur."

Kartika membaca pesan tersebut kemudian meletakkannya kembali. Untuk apa dia menghubungi aku lagi. Bukankah semua telah usai.

"Tik, maafkan aku ya! Aku tahu kamu masih marah. Besok minggu aku jemput ya untuk acara reuni!"

Kartika benar-benar merasa sangat kesal dengan Guntur. Apa pula maunya dia. Mau jemput segala lagi. Tapi, kalau dia menjemput aku berarti apa dia belum menikah atau mungkin dia sekarang sudah duda.

Kartika tidak mau terus menerus bertanya-tanya dalam hati. Dengan cepat dia mengambil teleponnya dan segera menekan nomer seseorang.

"Maaf, Diana. Ganggu kamu sebentar. Ehmmm. Mau tanya soak Guntur saja."

"Cieee...kangen ya. Atau pengin balikan?"

"Maksudnya? Apa dia belum menikah? Bagaimana dengan Sandra?"

"Tik, Guntur masih jomblo lho. Enam bulan setelah kepergianmu ke Kalimantan mereka putus. Sandra menikah dengan anak pengusaha."

"Ohhh...begitu ceritanya."
"Semenjak saat itu Guntur tidak pernah punya pacar lagi hingga sekarang. Dia sangat menyesal dulu meninggalkanmu."

"Terima kasih infonya ya, Diana. Aku mau melihat ayah dulu."

Saat melangkah di lorong rumah sakit, bayangan tentang Guntur hadir kembali. Namun, aku juga tidak ingin membalas pesannya. Biarlah semua berjalan sebagaimana mestinya.





#tantangancerbung
#tantanganodop
#onedayonepost
#odopbatch5

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar. Insya Allah saya akan berkunjung balik. Bila berkenan bisa saling follow aku media sosial saya yang lain.

Like us on Facebook

Flickr Images