Meremehkan yang Kecil Setelah Mempunyai yang Besar

23.18.00


Uang satu juta tidak pernah bisa dikatakan satu juta jika kurang lima puluh rupiah saja. Penyebutannya akan tetap sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus lima puluh   rupiah. Tetapi, kita sering kali meremehkan uang lima puluh rupiah dengan membiarkannya tercecer di laci atau di kotak khusus recehan.


Secara kasat mata, uang lima puluh rupiah memang tidak cukup untuk membeli sesuatu, bahkan untuk sebuah permen sekalipun. Apalagi sekarang saat kita berbelanja di supermarket, di mana tidak ada kembalian berupa recehan karena kembalian diganti dengan permen. Namun, saat kita menghitung uang untuk membayar sesuatu yang harus pas seperti di atas, uang lima puluh rupiah akan sangat berharga.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering meremehkan hal-hal yang kecil. Seperti saat kita sudah mempunyai sepeda montor kemudian sering membiarkan sepeda tergeletak begitu saja di gudang hingga bannya kempes dan catnya mengelupas. Namun, saat sepeda motor kita macet dan kita hendak membeli sesuatu di toko yang letaknya lumayan jauh, baru kita ingat akan sepeda di gudang.

Dalam hal makanan begitu juga. Saat banyak makanan misalnya setelah pesta atau acara tertentu, terkadang sering membiarkan nasi berserakan di meja kemudian kalau tidak ada yang may, nasi tersebut akan menghuni tong sampah. Namun, coba bayangkan saat terjadi banjir dan tidak memungkinkan menanak nasi, betapa enaknya sepiring nasi, karena selama banjir hanya makan mie instan saja.

Melangkah maju demi kehidupan yang lebih baik itu memang harus dilakukan. Karena tidak ada yang akan merubah kehidupan kita kecuali kita berusaha. Kemajuan-kemajuan yang kita capai tersebut tidak seharusnya meremehkan atau melupakan hal-hal ini yang pernah kita miliki. Karena dengan hal-hal kecil tersebutlah awal kita menjadi besar.

Merawat dan menjaga hal-hal kecil itu berguna untuk menjaga hati kita supaya dijauhkan dari sifat takabur dan lupa diri. Sehingga bisa menjalani hidup  tetap istiqomah di jalan Allah Subhanallahu wa ta'ala. Amin.



#onedayonepost
#odopbatch5

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar. Insya Allah saya akan berkunjung balik. Bila berkenan bisa saling follow aku media sosial saya yang lain.

Like us on Facebook

Flickr Images