Makanan yang Perlu di Konsumsi dan Dihindari saat Puasa

11.55.00

Foto : Pinterest

Alhamdulillah, bisa bertemu lagi dengan Ramadhan. Bulan penuh berkah yang ditunggu-tunggu umat Islam diseluruh penjuru dunia. Ibadah dalam bulan Ramadhan bukan hanya puasa saja. Namun, amal kebaikan lain juga termasuk ibadah, yang pahalanya akan dilipat gandakan. Supaya bisa menjalankan ibadah selama Ramadhan dengan  khusyu', perlu diperhatikan makanan yang dikonsumsi dan dihindari selama puasa.

Selama bulan Ramadhan pola makan kita berubah karena menjalani puasa. Saat siang perut kita dalam keadaan istirahat atau kosong. Saat bedug maghrib terdengar, maka organ pencernaan kita mulai bekerja lagi. Supaya tetap segar dan tidak lemas saat menjalani ibadah puasa, perlu diperhatikan makanan yang dikonsumsi.


Karena waktu makan kita yang terbatas antara bedug maghrib sampai waktu imsyak datang, bukan berarti dalam selang waktu itu kita boleh makan sebanyak-banyaknya sebagai penganti makan siang. Jika hal ini kita lakukan, perut akan penuh dengan makanan, selanjutnya kita akan malas untuk mengerjakan aktifitas ibadah lainnya. Padahal, saat malam kita masih harus sholat teraweh serta aktifitas yang lain. Kalau begini ramadahannya tidak berkesan ya. Karena siang hanya menahan lapar, sementara malam hari hanya tiduran karena kekenyangan, hehehe...

Supaya aktifitas selama Ramadan tetap lancar kita perlu memilih makanan yang perlu dikonsumsi. Karena makanan memegang peranan penting untuk menunjang aktifitas kita di siang hari. Makan banyak tidak menjamin kita tidak lemas saat puasa jika makanan yang kita konsumsi salah. Sementara sedikit makanan asal memenuhi gizi, insya Allah puasa tetap bugar sampai waktu maghrib

Makanan yang perlu dikonsumsi saat menjalankan puasa agar tetap segar adalah
1. Air putih
Kebutuhan air putih bagi tubuh kita sangat penting untuk mencegah dihidrasi. Meski banyak jenis minuman yang tersedia selama bulan Ramadhan, air putih tetap harus diminum sebanyak 8 gelas selama rentang waktu maghrib sampai imsyak. Karena air putih mempunyai beberapa keunggulan, yang tidak bisa diganti oleh minuman lain.

2. Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran lmerupakan jenis makanan yang banyak mengandung serat. Sehingga mudah untuk dicerna. Selain itu memperbanyak makan buah dan sayur di bulan puasa juga bisa membantu menggurangi dehidrasi dan untuk menjaga kesegaran tubuh.

3. Kurma
Selama bulan Ramadan berbagai jenis kurma banyak ditemui dipasaran. Buah asli arab ini memang merupakan buah favorit saat bulan puasa dan makan kurma merupakan salah satu sunah. Mengkonsumsi kurma saat berbuka puasa sangat baik untuk segera mendapatkan tenaga. Sementara, jika dikonsumsi saat sahur bisa menjaga tubuh tetap bugar sepanjang hari.

4. Karbohidrat kompleks
Karbohidrat komplek ditemukan pada beras merah, umbi, kentang, oatmeal. Makanan ini berguna supaya tubuh tidak lemas karena gula darah menurun.

5. Protein
Makanan yang banyak mengandung protein seperti daging ayam, telur, susu, daging sapi, keju. Makanan ini bisa membuat kita kenyang lebih lama.


Jenis makanan di atas baik dikonsumsi selama Ramadan, dengan porsi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Hal ini supaya puasa kita terhindar dari kata lemas dan tetap segar.

Selain itu ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dikurangi konsumsinya saat puasa.

Jenis Makanan yang sebaiknya dikurangi dikonsumsi saat puasa :
1. Makanan yang berminyak
Makanan yang mengandung minyak banyak seperti aneka gorengan, keripik memang sangat nikmat jika dinikmati saat buka puasa maupun sesudah menjalankan sholat teraweh. Minyak jenuh yang terdapat di gorengan bisa meningkatkan kolesterol dalam darah, sehingga makanan ini perlu dikurangi konsumsinya. Selain itu makanan yang mengandung minyak sulit dicerna oleh tubuh.

2. Makanan Pedas
Masyarakat Indonesia terkenal dengan penyuka pedas. Setiap daerah mempunyai sambal sebagai ciri khas daerah. Selain itu cabe juga mengandung vitamin C yang baik untuk tubuh. Namun, pada saat puasa sebaiknya makanan pedas dikurangi konsumsinya. Karena akan memicu panas dalam, gangungan pencernaan, dan rasa panas di ulu hati.

3. Minuman Dingin
Berbuka puasa dengan minuman dingin memang sangat nikmat. Tetapi, hal ini ternyata tidak baik bagi tubuh kita karena perbedaan suhu tubuh dengan minuman dingin akan  membuat pembuuh darah berkontraksi dan mengganggu pecernaan. Bahkan, bagi sebagian orang bisa mengakibatkan pusing. Sebaiknya berbuka puasa dengan minuman hangat terlebih dahulu untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh.

4. Makanan terlalu manis
Berbuka dengan makanan manis memang dianjurkan. Namun, makanan manis yang dimaksud berasal dari  kurma atau jus buah. Sementara, makanan yang terlalu manis yang berasal dari gula dan sejenisnya tidak baik dikonsumsi secara berlebihan. Karena akan menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat yang mengakibatkan memberatkan kerja pangkreas dalam menghasilkan insulin. Selain itu  makanan manis bisa memicu obesitas.

5. Mie Instan
Memilih mie instan sebagai menu sahur memang lebih cepat daripada menyiapkan menu lainnya. Mengkonsumsi mie instan saat puasa membuat tubuh bekerja lebih keras karena mie instan sulit dicerna oleh tubuh. Selain itu rasa kenyang dari mie instan hanya bersifat sementara saja.




You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar. Insya Allah saya akan berkunjung balik. Bila berkenan bisa saling follow aku media sosial saya yang lain.

Like us on Facebook

Flickr Images