5 Tempat Makan Favorit Saya di Madiun

15.10.00


5 Tempat Makan Favorit Saya di Madiun- Untuk urusan makan di luar, yang paling ribet tentunya para emak ya. Bagaimana tidak, emaknya suka makan bakso, mie ayam, gado-gado, sementara anak dan suami suka soto. Dan, akhirnya memilih tempat makan di mana menyediakan berbagai menu pilihan sesuai dengan keinginan anggota keluarga.

Berhubung saya tinggalnya di  Madiun, Jawa Timur. Jadi tempat makan kami sekeluarga ya di seputaran daerah saya. Jarang banget ke luar kota. Kalau pun ke luar kota biasanya asal berhenti saja, inginnya makan apa. Soalnya juga tidak tahu di mana tempat makan  yang enak di luar kota.


Berikut ini 5 tempat makan favorit saya dan keluarga :

1. Lesehan Kaki Lima di Alun-Alun Madiun

Sumber foto : JejakPiknik.com
Kalau keinginan anggota keluarga berbeda-beda, pilihan saya dan keluarga adalah lesehan di alun-alun Madiun. Tempatnya luas, tempat parkir juga tersedia pastinya. Soal harga sangat-sangat terjangkau dan di depan rombong jualan sudah ditulis harga dari makanannya. Jadi tidak takut tertipu atau ngentolan(menaikkan harga semena-mena). Apalagi kalau malam hari sangat nyaman menikmati makan bersama di sini.

Berbagai menu makan dan minum tersedia di sini karena memang para penjualnya adalah pedagang kaki lima yang sudah dikordinir dengan baik. Mulai dari bakso, soto, mie ayam, batagor, es degan, es buah, es kopyor semua ada. Kita tinggal memilih makanan dan minuman  yang diinginkan kemudian duduk di tikar yang sudah digelar.

Namun, sampai saat ini yang masih menjadi ganjalan para konsumen adalah banyaknya pengamen dan pengemis. Mereka terkadang mengeluarkan kata-kata kotor jika tidak diberi uang.

2. Ayam Panggang Banjarejo

Restoran ini terletak di Jalan Koperasi gang II, Banjarejo, Taman, Madiun. Meskipun masuk gang, tetapi restoran ini sangat luas, bisa muat ratusan orang. Tempat parkir juga luas bisa muat puluhan mobil dan motor. Restoran ini selalu ramai setiap hari. Aplagi kalau lebaran, untuk makan ditempat ini harus booking dulu.

Menu utama restoran ini adalah ayam panggang yang memiliki tiga varian rasa yaitu rujak, madu dan bawang. Selain itu juga disediakan menu lain berupa gurami dan iga. Untuk makan di tempat ayam panggang akan disediakan komplit dengan urap, bothok, lalapan dan sambel. Juga disertai 3 varian nasi yaitu nasi putih, nasi jagung dan nasi tiwul(ketela).

Untuk satu porsi ayam panggang di kenai harga sekitar seratus ribuan saat ini. Untuk ukuran daerah Madiun harga ini cukup sesuai dengan rasa dan porsinya.


3. Dawet Suronatan Madiun



Tempat makan ini terletak di pojok alun-alun Madiun sebelah utara masuk ke dalam. Dawet merupakan menu andalan di tempat ini. Dawet disini terdiri dari jenang sum putih, ketan hitam, cendol, pisang ditambah gula dan santan.

Meskipun menu utama dawet, tetapi tempat ini juga menyediakan menu lainnya. Gado-gado di tempat ini sangat nikmat, dan sudah terkenal di wilayah Madiun dan sekitarnya. Selain itu ada juga soto, rawon, ikan. Jadi ada beberapa menu pilihan yang di tawarkan.

Kekurangan tempat ini adalah tidak memiliki lahan parkir yang memadai, motor hanya muat beberapa saja. Sementara mobil tempat parkirnya di jalan depan depot makan.

4. Nasi Pecel 99

Madiun merupakan kota pecel. Setiap sudut daerah banyak ditemui penjual nasi pecel mulai dari warung, lesehan hingga restoran. Mengunjumgi Madiun tanpa menikmati Pecel Pincuk nya pastinya akan 

Salah satu warung pecel yang terkenal dari dahulu adalah Nasi Pecel 99. Tempat ini terletak di jalan Cokroaminoto, Madiun. Tempatnya yang terletak di pinggir jalan raya memmbuat tempat ini mudah di temukan.

Dalam penyajiannya nasil pecel dipincuk dengan daun pisang dan lauknya kita di suruh memilih sendiri. Ada ayam, sapi, rempela, telur, telur puyuh dan lain-lain. Tentu tidak ketinggan peyek dan kerupuknya.

Harga nasi pecelnya ditentukan sesuai lauk yan kita gunakan. Semakin banyak lauk tentu saja akan semakin mahal. 

5. Gado-gado Pak Tomo


Gado-gado Pak Tomo terletak di Jalan Beliton no. 1 Madiun. Gado-gadonya cukup legendaris dari dulu sampai saat ini. Saya belum menemukan gado-gado lain yang bisa menyamai kenikmatan di tempat ini.

Gado-godonya seperti biasanya yaitu terdiri dari lontong, sawi, recek sapi, telur kentang rebus, kemudian disiram dengan sambel kacang. Dan di atasnya diberi kerupuk.

Harganya sekarang satu porsi Rp 13.000. Untuk minum disediakan dawet, jeruk dan minuman botol lainnya.

Sayangnya, menurut saya di sini hanya ada dua menu pilihan yaitu gado-gado dan tahu campur. Jadi kalau makan sekeluarga sangat jarang disini. Biasanya dibungkus, soalnya hanya saya yang suka gado-gado.

Jika melewati Madiun, tak ada salahnya mencoba makan di tempat makan favorite saya di atas. Siapa tahu kita punya pemikiran sama tentang rasa makanan di tempat-tempat tersebut.





You Might Also Like

4 komentar

  1. Sava, siapa tau ke Madiun kapan-kapan..
    Pengen nyantai d.alun-alunnya sembari kulineran seru sepertinya ya, Teh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan, alun-alun Madiun menunggu anda.
      Tapi jangan bandingkan dengan alun-alun jogja ya...:)

      Hapus
  2. Padahal saya orang caruban, nggak jauh banget dari madiun tapi kalao main ke sana nggak pernah kulineran. Jadi nyesel....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ternyata sama-sama wong Madiun ya. Salam kenal ya, saya dari Kebonsari...:)

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung. Mohon tidak meninggalkan link hidup di komentar. Insya Allah saya akan berkunjung balik. Bila berkenan bisa saling follow aku media sosial saya yang lain.

Like us on Facebook

Flickr Images